Anda tahu siapa penemu bola lampu pertama kalinya?

Ketika saya ditanyai hal serupa, jawab saya tentu Thomas Alva Edison. Sesungguhnya ia hanya mengembangkan sebuah eksperimen seorang fisikawan asal Inggris Joseph Wilson Swan.

Tahun 1860, Swan melakukan percobaan bola lampunya yang pertama dengan keterbatasannya pada saat itu, dan gagal. Tahun 1880, ia melakukan kembali percobaannya dengan menggunakan teknik yang berbeda namun jauh dari kata sempurna.

Pada akhirnya Swan tidak tertarik lagi akan percobaan bola lampunya, dalam kata lain dikenal dengan give up. Mucullah Edison yang melakukan 9.955 (angka ini saya dapat dari nationalgeographic.co.id) kali percobaan bola lampu pijar yang gagal menyala dan akhirnya berhasil.

Bayangkan 9.955 kali ia gagal, bagaimana jika Anda mengalami hal seperti Edison? Di angka berapa Anda akan menyerah? Apakah sama (mungkin) seperti halnya Swan?

Hal baik yang bisa di pelajari dari Edison, ia memiliki tujuan yang jelas dan terus menerus fokus pada goalnya, tidak seperti Swan. Dan juga, tidak selalu kita bisa jadi penemu pertama seperti Swan. Kita bisa meniru langkah Edison, menjadi peniru pengembang percobaan sebelumnya. Tapi ingat, unutk menjadi peniru Anda harus lakukan dengan all out dan tentunya haruslebih nge-hits ya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s